Data dari Gugus Tugas Covid-19 Sultra menyebut dua kasus baru itu adalah suami-istri warga Kendari. Mereka punya hubungan kekerabatan dengan tiga kasus sebelumnya yang dinyatakan positif usai menjalani ibadah umrah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dinas Kesehatan Kota Kendari tengah melacak riwayat kontak dua pasien baru ini. Sebab, tidak menutup kemungkinan mereka sudah kontak dengan warga atau kerabatnya yang lain.
Sementara itu, Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir menyebut, kasus terbaru ini membuat semua pihak harus waspada, menghindari kontak langsung, menjaga jarak, pola hidup sehat.
Jumlah lima kasus positif corona di Sulawesi Tenggara merupakan revisi terhadap paparan juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto.
Yurianto sebelumnya menyatakan ada enam kasus positif di Sultra. Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sultra La Ode Rabiul Awal mengklarifikasi paparan itu.
Dia bilang seharusnya jumlah kasus yang terkonfirmasi hari ini hanya lima orang.
"K.243 dan K.1876 adalah orang yang sama. Sehingga di portal Covid Nasional terinput 6, padahal seharusnya 5 kasus konfirmasi positif. Kami sudah klarifikasi langsung ke Posko Nasional," kata Rabiul Awal melalui pesan Whatsapp ke CNNIndonesia.com.
Sementara dua orang lainnya sementara dirawat di ruang isolasi RSU Bahteramas karena setelah tes swab masih positif corona.
(pnd/wis)