Berdasarkan data yang dirilis Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar, pukul 20.00 WIB, banjir menggenangi tiga kecamatan yaitu Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah, dan Kecamatan Bojongsoang.
Di Kecamatan Dayeuhkolot, ketinggian muka air (TMA) mulai dari 10 cm hingga 2,3 meter. Sedangkan di Kecamatan Baleendah, TMA berkisar dari 20 cm hingga 2,2 meter. Kemudian TMA di Kecamatan Bojongsoang berkisar antara 10-140 cm.
Lihat juga:Longsor di Tanah Datar, Enam Rumah Rusak |
Kondisi banjir ketiga kecamatan tersebut sempat surut. Namun hujan yang mengguyur wilayah Bandung dan sekitarnya sejak siang tadi membuat ketinggian air meningkat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir yang disebabkan hujan deras dan meluapnya Sungai Citarum tersebut sudah berlangsung sejak Jumat (20/3) lalu. Akibatnya, sebanyak 98.747 jiwa terdampak dan 3.127 jiwa mengungsi.
Adapun total rumah terdampak banjir selama dua pekan terakhir berjumlah 26.531 unit.
"BPBD Provinsi Jabar mengirimkan tim dapur umum lapangan ke Gedung Inkanas Baleendah," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau lokasi pengungsi banjir di Aula Desa Dayeuhkolot pada Rabu (1/4) lalu. Selain memberikan bantuan logistik, Emil juga meminta pengungsi untuk melakukan physical distancing di saat pandemi virus corona.
(hyg/eks)