Kapolsek Jatinegara Komisaris Darmo Suhartono mengatakan tawuran bermula dari aksi saling tantang antara dua kelompok yakni kelompok dari Kebon Baru, Jakarta Selatan dan kelompok dari Kebon Sayur, Jakarta Timur.
"Kejadian tawurannya pertama ada di wilayah Tebet," kata Darmo saat dikonfirmasi, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Korban dibawa ke arah Kampung Melayu untuk dibawa ke RS Premier," ucap Darmo.
"Apabila tersangka sudah tertangkap, akan kita koordinasikan kembali," tutur Darmo.
[Gambas:Video CNN]
Aksi tawuran bukan baru pertama terjadi beberapa hari terakhir. Tawuran antarremaja juga terjadi kolong tol Jalan Warakas VI, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada 18 Maret. Seorang remaja berinisial MHM (14) meninggal karena luka senjata tajam.
Sementara itu, tawuran pelajar juga terjadi di Palmerah, Jakarta Barat pada Jumat 27 Maret. Para pelajar mengabaikan seruan pemerintah untuk belajar di rumah di tengah mewabahnya virus corona.
"Mereka disuruh belajar di rumah malah nongkrong. Jadi rencana kami taruh lebih banyak lagi petugas di titik yang kerap menjadi lokasi tawuran," ujar Kapolsek Palmerah Kompol Supriyanto, Jumat (27/3). (dis/ain)