Kepala Sub Bagian Humas Polres Metro Bekasi, Erna Ruswing Handari, menjelaskan aksi penganiayaan itu berawal saat korban sedang nongkrong di depan warung kopi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gerombolan ini, kata Erna, kemudian melakukan pengeroyokan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam. Rekan korban yang ikut nongkrong di warkop itu diketahui berhasil melarikan diri saat melihat gerombolan motor berjumlah 30 unit menghampiri.
Usai melakukan aksinya, para pelaku langsung melarikan diri ke flyover arah Jakarta.
"Pelaku langsung mengeroyok korban dengan mengunakan senjata tajam," ucap Erna.
Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami di bagian punggung. AF sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawanya tidak tertolong akibat menerima luka bacok di punggungnya.
Erna belum mengetahui motif pengeroyokan dan para pelakunya. Pihak kepolisian Polres Metro Bekasi sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai hal ini.
"Masih dalam penyelidikan, karena kejadiannya kan baru kemarin," pungkasnya.
(dis/ndn/arh)