Doni mengatakan rencana tersebut sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Kesehatan, Ikatan Dokter Indonesia, dan Lembaga Kesehatan Dunia (WHO).
"Kami akan bisa produksi APD dengan bahan baku lokal. Tadi sudah kami perlihatkan kepada bapak presiden bahwa ini standar dan ini aman digunakan oleh para dokter," kata Doni dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BNPB melalui siaran langsung di akun Youtube DPR RI, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Menurut Doni, produksi massal yang akan dilakukan Indonesia akan mampu memenuhi kebutuhan APD di dalam negeri, bahkan negara lain.
Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Daeng M. Faqih pernah mengungkap tenaga medis memakai kantong sampah karena keterbatasan APD. Selain itu, ada beberapa rumah sakit yang memproduksi APD sendiri.
Sejauh ini, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 sudah mendistribusikan Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 151.000 APD dari total 170.000 stok APD yang ada per Jumat 27 Maret lalu. (dhf/fra)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian