Doni mengatakan APD sangat langka di dunia. Seluruh dunia, kata Doni, semua negara mengantre dan berebut untuk mendapatkan APD untuk kebutuhan dalam negeri mereka.
"Nilai APD hari ini kalau saya katakan seperti peluru kendali, betapa strategisnya. Tapi alhamdulillah sekali lagi, pada dua minggu yang lalu kita berhasil membatalkan ekspor sebanyak 205 ribu pieces ke Korean Selatan, ini berkat jasa teman-teman bea cukai," kata Doni dalam Rapat Kerja Komisi VIII DPR RI dengan Kepala BNPB melalui siaran langsung di akun Youtube DPR RI, Senin (6/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maka hari ini kami optimis. Setelah tim gabungan, para pakar, peneliti dari berbagai perguruan tinggi ke BNPB bersama tim Gugus Tugas, ada sebuah harapan baru, ada matahari baru, bahwa kita bisa produksi APD dengan bahan baku lokal," ujarnya.
Lihat juga:Jokowi Minta Warga Tak Pakai Masker Medis |
Mantan Pangdam Siliwangi itu bahkan menyebut Indonesia bisa membantu negara lain jika produksi APD massal telah berjalan.
Ketersediaan APD menjadi sorotan publik saat pandemi virus corona (Covid-19). Banyak potret tenaga medis di berbagai daerah yang terpaksa menggunakan kantong sampah, jas hujan, dan bahan lainnya sebagai APD. (dhf/ain)