Warga Papua Barat Doa Serentak dari Rumah Halau Corona

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 16:51 WIB
Masyarakat dan Pemprov Papua Barat menggelar doa rutin dari rumah masing-masing, memohon wabah virus corona segera berakhir. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Oky Lukmansyah)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah daerah dan masyarakat di Provinsi Papua Barat pada Selasa (7/4) memanjatkan doa serentak untuk menangkal penyebaran virus corona (Covid-19) di daerah tersebut. Doa dilakukan di rumah masing-masing.

Sesuai instruksi gubernur yang mengacu pada hasil rapat bersama antara Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Forum Kerukunan Umat Beragama pada pekan lalu, setiap hari Selasa dan Kamis pukul 12.00 WIT masyarakat dianjurkan untuk memanjatkan doa sesuai agama dan keyakinan masing-masing.

Pada waktu yang sudah ditentukan itu, sirine di setiap daerah akan dibunyikan untuk menandai awal waktu berdoa serentak. Masyarakat dari berbagai agama diimbau meninggalkan aktivitasnya sejenak untuk memanjatkan doa agar pandemi corona menjauh dari tanah Papua.


Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan usai kegiatan doa di Manokwari, hari ini mengajak agar masyarakat tidak panik secara berlebihan dalam menyikapi penyebaran virus tersebut.

Dia meyakini doa salah satu kekuatan yang dapat melenyapkan virus tersebut, namun tetap meminta masyarakat melaksanakan anjuran pemerintah terkait pencegahan virus corona.

"Kita ini orang yang percaya, sebagai hamba yang beriman mari kita berdoa sama-sama. Meminta, dengan kuasa Tuhan virus akan hilang, Papua Barat dan Indonesia akan aman dan kita semua diselamatkan dari virus corona ini," ucap Mandacan.

Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani pun mengimbau umat muslim di seluruh kabupaten/kota berpartisipasi di rumah masing-masing.

"Tepat pukul 12.00 siang di setiap Selasa dan Kamis, kita sejenak tinggalkan aktivitas untuk sama-sama berdoa, bermunajat, meminta dan merendahkan diri agar Allah segera mengangkat wabah ini. Tidak ada perkara yang sulit dan mustahil bagi Tuhan," kata Lakotani.

Lakotani berharap Satgas Covid-19 melakukan sosialisasi secara masif tentang surat edaran gubernur tersebut. Dengan demikian, masyarakat di seluruh daerah bisa sama-sama memanjatkan doa.

Di Papua Barat hingga saat ini tercatat dua orang terkonfirmasi positif terjangkit virus corona. Seorang meninggal dan seorang lain masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Sele Be Sollu Kota Sorong.

Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota serta seluruh elemen terkait saat ini sedang bahu membahu mencegah penyebaran Covid-19 di daerah tersebut. Berbagai upaya ditempuh untuk memutus rantai penyebaran, diantaranya membatasi arus transportasi darat, laut dan udara. (Antara/wis)

[Gambas:Video CNN]