Berdasarkan rekaman CCTV, saat kejadian jemaah masjid sedang bergegas merapikan diri untuk saf salat. Seorang jemaah pria berbaju merah dan mengenakan sarung kuning bergaris hitam, berdiam diri dengan kepala menunduk.
Saat hendak masuk ke barisan saf, orang tersebut berjalan sempoyongan. Mendadak ambruk, dan kepalanya membentur keramik masjid. Kemudian, kejang-kejang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, korban berinisial RS tersebut berumur kurang lebih 65 tahun. Yang bersangkutan memiliki riwayat penyakit diabetes dan serangan jantung. Sebelumnya juga pernah mengalami jatuh di sebuah kamar mandi.
"Sementara orang yang memiliki gejala penyakit diabetes, harus rajin berobat dan memeriksa kesehariannya," ujarnya.
Asrul berharap masyarakat tidak panik dan mengaitkan kematian korban dengan situasi saat ini, yaitu merebahnya virus corona.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk tidak panik atau resah," katanya.