"Saya mau beri apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran yang bergerak di depan, dalam hal ini dokter, perawat, tenaga medis kita yang berperang melawan Covid-19," ujarnya di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (9/4).
Sebelumnya pemerintah menyatakan akan memberikan insentif kepada tenaga medis yang bergerak di garis depan untuk menangani pasien Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam rinciannya, pemerintah akan memberikan insentif kepada dokter spesialis, dokter umum dan gigi, bidan serta perawat. Masing-masing mendapatkan jumlah yang berbeda.
Selain insentif, Jokowi juga mengatakan pemerintah akan memberikan santunan kepada tenaga medis yang meninggal dunia senilai Rp300 juta.
"Santunan kematian juga diberikan Rp300 juta," ujarnya.
Diketahui, jumlah pasien yang dinyatakan positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per 9 April 2020 secara kumulatif mencapai 3.293 orang. Dari jumlah itu, 280 orang meninggal dunia dan 252 pasien dinyatakan sembuh.
Juru Bicara pemerintah khusus penanganan Virus Corona Achmad Yurianto mengatakan terjadi penambahan 337 kasus positif dibandingkan hari sebelumnya.
"Sehingga jumlahnya menjadi 3.293 kasus", kata Yuri saat konferensi pers yang disiarkan langsung dari Gedung BNPB, Jakarta, Kamis (9/4). (mel/osc)