Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Nana Sudjana menyatakan para pelaku yang melakukan aksi vandalisme itu berasal dari kelompok anarko (penganut paham anarkisme). Nana menyebut kelompok ini sudah terkenal di sejumlah daerah, seperti Jakarta dan Bandung.
"Rizki dan kawan-kawannya tiga orang mereka ini dari kelompok anarko. Jadi mereka ditangkap ini mendasari aktivitas mereka ataupun kegiatan mereka, yaitu melakukan upaya vandalisme di wilayah Tangerang Kota," kata Nana, Sabtu (11/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya, para tersangka melakukan aksi serupa di sebuah sebuah bank yang terletak di Jalan Kisamaun. Di lokasi itu, para pelaku mencoretkan tulisan 'kill the rich' dan lambang vandalisme.
"Jadi ini beberapa tulisan yang mereka buat di empat TKP tersebut," ujar Nana.
Nana menyatakan para pelaku memanfaatkan situasi masyarakat yang sedang resah di tengah wabah virus corona.
"Membuat masyarakat menjadi lebih resah dan juga ini merupakan suatu ajakan kepada masyarakat untuk melakukan keonaran itu," katanya.
Nana mengatakan setelah melakukan pengembangan dari tiga pelaku, pihaknya berhasil menangkap dua orang lain yang diduga terlibat dalam aksi vandalisme tersebut. Sehingga, hingga saat ini, total sudah terdapat lima orang yang diamankan oleh aparat kepolisian.
Menurutnya, para tersangka yang telah diamankan oleh kepolisian ini memiliki latar belakang yang berada, namun didominasi oleh anak-anak muda. Beberapa di antaranya memiliki status sebagai mahasiswa, pelajar SMA, ataupun pengangguran.