"Sudah lebih dari 27 ribu sampel yang kita periksa untuk Polymerase Chain Reaction (PCR) real time dari 186 kabupaten kota yang terindikasi ditemukan kasus," kata dia dalam keterangan pers di Gedung BNPB Jakarta, Senin (13/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, untuk membantu petugas kesehatan memberikan pelayanan bagi para pasien terkait dengan covid-19, pemerintah sudah mendistribusikan ratusan ribu Alat Pelindung Diri (APD).
Hingga Senin (13/4) pasien yang positif terinfeksi Covid-19 di Indonesia menjadi 4.557 orang.
Dari jumlah itu, 399 orang di antaranya meninggal dunia dan 380 pasien dinyatakan sembuh.
Sejumlah daerah dengan angka pasien positif tinggi antara lain, DKI Jakarta, , Jawa Barat, Jawa Timur, Banten dan Jawa Tengah
Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebelumnya sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.
Dalam aturan itu, penerapan PSBB diajukan oleh kepala daerah, baik gubernur, bupati, maupun wali kota dan harus mendapat persetujuan dari menteri kesehatan. Penerapan PSBB juga bisa berasal dari permintaan tim gugus tugas.
Sejauh ini, beberapa daerah sudah disetujui untuk dilakukan PSBB, yakni DKI Jakarta; Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok Jawa Barat; Kabupaten dan Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Banten; serta Kota Pekanbaru, Riau. (yoa/wis)