Menurut panduan Pembatasan Sosial Berskala besar (PSBB) DKI Jakarta, ada beberapa kriteria masyarakat mendapatkan bansos. Pertama, bansos diperuntukkan bagi warga yang memiliki KTP DKI dan yang tidak memiliki KTP DKI dengan berpenghasilan kurang dari Rp5 juta per bulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika warga dinyatakan berhak, Biro Tata Pemerintahan akan melakukan penjadwalan untuk distribusi bantuan. Terakhir, Pasar Jaya akan memberikan bantuan tersebut langsung kepada penerima.
Sebelumnya, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah menyatakan masyarkat dapat mengecek status penerima bantuan dengan menghubungi call center Dinsos DKI melalui nomor telepon (021) 426 5115 atau melalui pengurus RW setempat.
Bansos ini didistribusikan setiap hari, 9-24 April, bagi warga atau masyarakat miskin dan rentan miskin.
Adapun bantuan yang diberikan berupa paket komoditas bahan pangan pokok seperti beras 5 kg 1 karung, bahan makanan berprotein 2 kaleng, minyak goreng 0,9 liter 1 bungkus, biskuit 2 bungkus, masker kain 2 buah, dan sabun mandi 2 batang.
Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengimbau warga yang hendak memberi bantuan selama wabah Virus Corona untuk berkoordinasi dengan aparat dan dilakukan secara door to door. Tujuannya, untuk mencegah kerumunan massa.
"Sebaiknya kalau mau (menyalurkan bantuan), koordinasi dengan kepolisian maupun teman-teman dari Kodam Jaya untuk bisa membantu menyalurkan (bantuan) karena kita punya SOP," kata dia, kepada wartawan, Selasa (14/4).
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Kita (juga) berkoordinasi dengan perangkat RT yang ada dan kita kasih ke rumah masing-masing, ini bentuk menghindari interaksi kerumunan massa," tutur Yusri.
(ctr/dis/arh)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian