"Kalau dilihat dari perilakunya biasa saja, tidak memperlihatkan prilaku stres," kata Kepala Satuan Pelaksana Promosi Taman Margasatwa Ragunan, Ketut Widarsana, Selasa (14/4) dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia pun menegaskan bahwa pada prinsipnya hewan juga membutuhkan istirahat. Taman Margasatwa Ragunan pun sudah memberikan jatah satu hari libur bagi satwa, yakni setiap hari Senin tiap pekannya.
Ragunan dipadati pengunjung saat hari libur. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Dalam keadaan normal setiap hari Senin, diadakan libur satwa. Sengaja diliburkan agar boleh dibilang terhindar dari rasa stres, oleh hiruk pikuk masyarakat penonton," kata Ketut.
Menurut Ketut, kehadiran pengunjung yang ramai membuat suara riuh dan berisik. Hal itu, katanya, dapat mengganggu satwa yang mungkin sedang beristirahat pada jam kunjungan.
"Itu yang kita cegah, ketika satwa tidur jangan diganggu, jangan diteriakin, jangan dilempar atau apa gitu," kata Ketut.
Diketahui, Pasal 1 Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta 7 No. 2014 mengatur tentang hari libur bagi satwa pada Taman Margasatwa Ragunan, yakni tiap Senin. Pada hari itu, kebun binatang ditutup untuk umum.
Saat ini jumlah koleksi satwa di Taman Margasatwa Ragunan tercatat lebih dari 2.100 ekor dari berbagai spesies dan ukuran.
[Gambas:Video CNN]
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, pada Senin (13/4), mengunjungi Ragunan untuk memastikan perawatan seluruh satwa selama pandemi Covid-19 berjalan dengan baik.
"Pak Gubernur meninjau semua fasilitas dan perawatan satwa sesuai SOP. Memastikan situasi, lingkungan juga kesehatan satwanya sehat seperti biasanya. Karena di kebun binatang ini, jadi antara satwa dan pegawainya sehat semuanya," kata Ketut.
(antara/arh)
Ragunan dipadati pengunjung saat hari libur. (