Hingga Senin (13/4), kasus positif corona di Sumut mencapai 96. Polda Aceh menambah jumlah pasukan TNI, Polri, dan Satpol PP serta tenaga medis di perbatasan Aceh-Sumut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya juga melengkapi setiap pos dengan alat pengukur suhu tubuh, jika melewati batas normal, warga yang melintas akan diperiksa dan ditetapkan sebagai orang dalam pemantauan (ODP).
Sejauh ini, tidak ada lagi pasien positif corona di Aceh, setelah empat orang yang terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh peda pekan lalu. Namun, jumlah warga yang berstatus ODP terus meningkat. Hal itu, disebabkan banyaknya warga yang memilih pulang kampung menjelang Ramadhan.
Sementara itu, Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani, tak menampik bahwa jumlah ODP di Aceh meningkat mencapai 1.373 orang. Namun, ia meminta masyarakat tidak perlu berlebihan bila ada warga yang baru tiba dari wilayah penularan Covid-19, baik dari dalam maupun dari luar negeri.
Terpenting, kata dia mereka melakukan isolasi mandiri di rumah selama 14 hari dan menjaga jarak antarsesama (physical distancing). Meskipun ODP tersebut mengalami demam dan batuk atau gejala flu, belum tentu positif Covid-19. Bisa juga akibat kelelahan di perjalanan jauh.
"Bila ada orang yang diduga ODP jangan panik. Cukup jaga jarak dan anjurkan isolasi mandiri," ucapnya. (dra/jun)