Dari total 282 kasus baru, sebanyak 130 di antaranya datang dari Jakarta. Penambahan ini membuat total angka di Jakarta menjadi 2.335 kasus positif corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akumulasi jumlah kasus corona hingga hari ini terbanyak masih dipegang DKI Jakarta. Kemudian disusul Jawa Barat 530 kasus dan Jawa Timur 475 kasus.
Rapid Test
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih terus melakukan rapid test virus corona (Covid-19).
Ketua II Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 DKI Jakarta Catur Laswanto mengatakan, rapid test dilaksanakan di enam wilayah administrasi dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP).
"Sampai dengan Senin, 13 April 2020, total sebanyak 38.874 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase positif COVID-19 sebesar 3,4 persen," ujar Catur dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4).
Catur merinci, dari hasil rapid test, 1.314 orang dinyatakan positif Covid-19 dan 37.560 orang dinyatakan negatif.
Sementara itu, hingga Selasa (14/4), sebanyak 2.349 orang dinyatakan positif terkena virus corona di Jakarta. Jumlah pasien meninggal mencapai 243 orang, dan sebanyak 163 pasien dinyatakan sembuh.
Meski demikian, pada hari ke-4 pemberlakuan PSBB di Jakarta atau Senin (13/4), masih terdapat perusahaan yang melanggar aturan. Penumpukan penumpang kereta rel listrik (KRL) juga masih terjadi di sejumlah stasiun. (fyn/dmi/jun)