Program Belajar dari Rumah ditayangkan di TVRI mulai Senin (13/4) kemarin untuk memfasilitasi kegiatan sekolah di rumah dampak covid-19 atau wabah virus corona.
Lihat juga:Perubahan Jadwal Belajar dari Rumah di TVRI |
"Sama seperti halnya program Belajar dari Rumah, program mimbar agama adalah bagian dari tugas kepublikan TVRI dalam mengakomodir upaya dakwah semua agama yang diakui di Indonesia," ujar Plt. Direktur Utama LPP TVRI Supriyono melalui keterangan pers, Rabu (15/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mimbar agama yang disiarkan bergantian setiap hari mulai Agama Katolik, Protestan, Budha, Hindu dan Konghucu. Sedangkan program Agama Islam ditayangkan setiap pukul 04.30 sampai 06.00 WIB.
Insert Artikel Pembatasan Kegiatan Saat PSBB. (CNN Indonesia/Basith Subastian) |
Namun berkaca pada respons dan masukan masyarakat, pihaknya memutuskan menggeser jadwal program mimbar agama di TVRI. Pada Selasa (14/4), Kemendikbud mengumumkan perubahan jam tayang program Belajar dari Rumah.
Mulai Selasa program mimbar agama akan ditayangkan pukul 17.00 WIB setiap harinya. Sedangkan program Belajar dari Rumah akan ditayangkan berurutan tanpa jeda program lain.
Melalui keterangan yang sama, Supriyono membantah unggahan video dua anak berbusana muslim yang disebut disiarkan dalam mimbar agama Katolik di TVRI yang tersebar di media sosial.
"Tim Pemeriksa TVRI sudah melakukan pengecekan ulang dan tidak menemukan video dimaksud dalam tayangan mimbar agama Katolik di TVRI tanggal 13 April 2020," tuturnya.
Sebelumnya beredar kabar orang tua merasa resah karena program Belajar dari Rumah diselingi oleh program mimbar agama. Hal ini terjadi pada hari pertama belajar melalui TVRI Senin lalu.
Program Belajar dari Rumah sendiri bakal berlangsung tiga bulan ke depan. Pemerintah akan mengevaluasi kembali efektivitasnya.
