Berdasarkan pantauan, pengguna KRL terlihat lebih sepi di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat jika dibandingkan di Stasiun Jakarta Kota pada Rabu (15/4). Meskipun tampak sepi, sejumlah pengemudi ojek pangkalan masih cukup ramai menunggu calon penumpang di sekitar stasiun tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jumlah pengguna KRL menurun drastis di tengah pandemi virus corona. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono) |
Meski jumlah penumpang menurun, PT KCI telah melakukan penambahan unit kereta yang dioperasikan agar tidak ada penumpukan penumpang di gerbong KRL arah Bogor menuju Jakarta sejak Rabu. Berbeda dengan Senin (13/4), di mana terjadi penumpukan penumpang baik di stasiun maupun di dalam gerbong kereta, maka pagi tadi gerbong kereta mulai lengang.
Tak terlihat penumpukan penumpang seperti dua hari lalu sejak PSBB diberlakukan di Jakarta.
"Kita tambah unitnya biar tidak menumpuk," ucap dia.
Tak hanya penambahan unit kereta yang beroperasi, Ernie juga menjelaskan bahwa pihaknya telah memberlakukan pembatasan masuk ke area peron dan KRL. Pembatasan ini juga mengakibatkan penumpang tak akan menumpuk di wilayah stasiun saat menunggu kereta tiba.
Pihak PT KCI tetap meminta agar penumpang tiba tepat waktu di stasiun yakni sebelum pukul 18.00 WIB karena setelah jam tersebut pintu stasiun akan ditutup. Hal ini berlaku sejak PSBB diberlakukan di Jakarta untuk memutus mata rantai penyebaran wabah corona. (tst, antara/jal)
Jumlah pengguna KRL menurun drastis di tengah pandemi virus corona. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)