Rektor Unhan sebelumnya dijabat oleh Letjen TNI Dr. Tri Legionosuko itu kini resmi dipimpin oleh Laksamana Muda TNI Amarulla Octavian. Meski begitu Tri tetap melanjutkan pengabdian di Universitas itu sebagai dosen tetap.
Dalam kegiatan itu, Prabowo mengatakan serah terima jabatan ini memiliki makna tertentu khususnya di lingkungan Kemhan. Prabowo mengingatkan kegiatan ini mengandung makna penting dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi organisasi Kemhan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut, kata dia, perlu dilakukan guna meningkatkan kinerja satuan agar dapat dicapai berbagai perubahan yang mengarah kepada terwujudnya tata kelola kepemerintahan yang lebih baik.
Dalam kesemptan itu, Prabowo juga mengucapkan selamat kepada Octavian atas jabatan barunya itu. Meski begitu dia juga berpesan agar prestasi yang telah ditorehkan Tri selaku rektor sebelumnya tetap terjaga.
Prabowo menegaskan, Unhan sendiri berdiri sebagai think thank Kemenhan yang kini dipimpinnya. Unhan melakukan berbagai penelitian yang seanjutnya bisa dipergunakan oleh Kemhan untuk menjawab semua tantangan yang dihadapi.
"Pengkajian dan penelitian yang dilakukan oleh Unhan, di samping untuk memperkaya khasanah pengetahuan secara umum, juga secara khusus dapat menjadi bahan masukan dalam memperkuat kebijakan pertahanan negara," jelasnya.
Kegiatan Sertijab hanya dihadiri oleh Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono, Sekjen Kemhan Laksdya TNI Dr, Agus Setiadji, Irjen Kemhan Letjen TNI Ida Bagus Purwalaksana, dan Warek III Bid. Kerjasama dan Kelembagaan Unhan Mayjen TNI Dr Hipdizah.
Selama sertijab dilakukan peserta yang hadir juga tetap memperhatikan protokol kesehatan yang telah ditentukan antara lain physical distancing, menggunakan masker dan sarung tangan, dan tidak ada tamu undangan. Pejabat dan tamu undangan menyaksikan melalui video conference. (ain/tst/ain)