"Ini evaluasi belum, kok sudah disampaikan pada publik mau diperpanjang dan sebagainya. Kan masih ada waktu untuk evaluasi dulu, jangan disampaikan pada publik, akhirnya kan jadi nakut-nakutin publik," kata Gembong saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (17/4).
PSBB di ibu kota diketahui sudah dilaksanakan sejak Jumat (10/4) pekan lalu. PSBB akan berlangsung hingga 23 April mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu akan membuat warga Jakarta tidak tenang, tidak nyaman. Tugas Pak Anies kan harus membuat warga Jakarta tenang, nyaman. Bukan membuat resah," lanjutnya.
"Diperpanjang pun tidak efektif kalau caranya masih seperti ini. Maka, hasil (PSBB) sekarang harusnya dievaluasi, ditelaah yang mendalam," tegasnya.
"Hampir pasti PSBB diperpanjang, oleh sebab itu, ini sebagai satu fase. ini fase pertama, ini minggu pertama," kata Anies dalam rapat virtual bersama Tim Pengawas DPR RI Penanggulangan Covid-19, Kamis (16/4).
Berdasarkan data pemerintah pusat, ada 2.670 orang yang positif terinfeksi virus corona di DKI Jakarta hingga Kamis (16/4). Sebanyak 244 di antaranya meninggal dunia dan 202 dinyatakan sembuh dari Covid-19. (dmi/bmw)