Dari jumlah itu, disebutkan Yuri, untuk ODP angkanya bertambah 2.539 dari sehari sebelumnya. Sedangkan PDP, tambahan sebanyak 2.667 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 250 kabupaten/kota di Tanah Air.
"Jumlah PDP ini adalah jumlah yang sedang kita siapkan untuk kita konfirmasi laboratoriumnya dengan melakukan pemeriksaan real-time PCR (Polymerase Chain Reaction)," kata Yuri dalam konferensi yang disiarkan langsung di Gedung Graha BNPB, Minggu (19/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Reagen nanti kita terima dan saat itu juga, langsung kita distribusikan ke lab jejaring," ujarnya.
Yuri menambahkan, jumlah itu diambil dari hasil uji spesimen terhadap 47.478 sampel yang dilakukan menggunakan PCR di 35 laboratorium aktif. Hasilnya, sebanyak 42.219 kasus spesimen yang diperiksa, 6.575 orang dinyatakan positif dan 35.644 negatif.
Dari jumlah kasus positif, DKI Jakarta tercatat sebagai wilayah dengan jumlah kasus positif terbanyak, dengan 3.032 kasus. Disusul dengan Jawa Barat sebanyak 696 kasus, dan Jawa Timur sebanyak 590.
"Pada Hari ini ada penambahan 327 orang kasus baru, sehingga total menjadi kasus 6.575," kata Yurianto.