Dalam setiap patroli malam, Polrestabes Semarang menerjunkan Tim Reserse Mobile (Resmob) dengan Tim Elang yang merupakan gabungan dari personil Satuan Sabhara, Reserse Kriminal (Reskrim) dan Lalu Lintas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kota Semarang zona merah. Beberapa ruas protokol sudah kita tutup, namun di pinggiran kota masih banyak warga yang berkerumun tongkrong pinggir jalan dan di warung-warung. Ada mobil Lantas dan Binmas serta personil yang membubarkan dan memberikan himbauan untuk segera pulang dan tetap di rumah," kata Aulia.
Sementara itu di Pulau Madura, Jawa Timur, dalam sepekan ini setidaknya warga di sana dikejutkan aksi kejahatan di tengah pandemi, mulai dari aksi pencurian, pembunuhan, perampokan, dan penemuan mayat.
Di Sumenep aksi pencurian ini menyasar ke sejumlah tambak ikan di wilayah Kecamatan Kalianget. Pelakunya tidak tanggung-tanggung sebanyak 30 pelaku, namun yang berhasil diamankan kepolisian baru sebanyak tujuh pelaku.
Sisanya diancam bakal diincar dalam proses penyelidikan lanjutkan. Peristiwa ini berhasil diungkap pemilik tambak, setelah tujuh pelaku itu kepergok saat melancarkan aksinya, Sabtu (18/4) malam. Mereka langsung diserahkan ke pihak kepolisian.
Kemudian menyusul dengan aksi perampokan di Kabupaten Sampang yang mengintai dua orang sales rokok di wilayah Kecamatan Ketapang pada Sabtu (18/4) petang. Mirisnya mereka disekap lalu dibius. Setelah itu mereka dibuang ke semak-semak di pinggir jalan.
Dua korban tersebut berasal dari luar daerah, beruntung mereka mendapat perawatan dari puskesmas, dan polisi setempat langsung melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku.
Sementara di Pamekasan ada penemuan jasad di semak-semak di sekitar Kantor Kecamatan Pasean, di wilayah pantai utara Pamekasan.
"Polda Jatim dan jajarannya akan tetap menindak setiap kejahatan dengan tiga langkah di antaranya, preemtif, preventif, dan represif," kata Trunoyudo saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu .
Tiga upaya yang dimaksud, yaitu upaya preemtif, untuk menghilangkan adanya niat pelaku, preventif untuk menghilangkan adanya kesempatan, dan penanggulangan represif merupakan langkah penindakan bila preemtif dan preventif gagal.
Trunoyudo lantas mengurai data kejahatan di wilayah Jawa Timur, termasuk Madura. Menurutnya sejumlah kasus yang sudah mengintai di Madura, pelakunya sudah banyak ditangkap.
"Kasus kejahatan mulai Januari ke Februari turun 21 persen. Sementara dari Februari ke Maret turun 62 persen. Artinya kejahatan di Jawa Timur banyak penurunan dari sebelumnya," ujarnya.
Lihat juga:Risma Irit Bicara soal PSBB Kota Surabaya |
(dmr, nrs/kid)