Kepala Bagian Hukum dan Hubungan Masyarakat (Hukmas) RSUP Dr Sardjito Yogyakarta, Banu Hermawan menyebutkan, empat tenaga medis itu adalah tiga dokter dan seorang perawat.
"Tiga dokter ini terpapar ketika yang bersangkutan bersinggungan di Jakarta. Jadi belum ada paparan lokal untuk ketiga tim medis kami," kata Banu, Senin (20/4) di Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kebetulan perawat ini melakukan self control. Dia merasa tidak enak kemudian terpapar, dan kami lakukan penganan, supaya ini tak meluas," ujar Banu.
Ia mengatakan kondisi mereka tanpa keluhan pemberat. Namun hasil test memang masih menunjukkan positif.
"Jika ditemukan gejala batuk atau suhu tubuh tinggi, maka akan langsung kami pindahkan ke poli Covid-19," imbuhnya.
Lebih lanjut Banu juga meminta agar para pasien yang datang ke RS agar jujur sehingga menghindari penularan virus pada para tenaga medis.
Saat ini, kata Banu, RSUP Dr Sardjito Yogyakarta total merawat sembilan pasien positif corona.
"Alhamdulillah RS Sardjito sudah bisa melakukan PCR secara mandiri di lab klinik, meskipun jumlahya terbatas, tetapi itu sangat membantu mobilisasi terhadap pasien. Artinya ketika pasien masuk, kami swab untuk melihat hasil labnya," papar Banu.
Sebelumnya, dua dokter di Kota Yogyakarta juga dinyatakan positif Corona. Ketua Harian Gugus Tugas Penangangan Covid-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi mengungkapkan, satu dokter terpapar dari suaminya yang baru kembali dari Jakarta, dan satu dokter lainnya terpapar virus dari pasien.