Berbagai penelitian yang muncul, menurut Doni, hanya sebuah prediksi untuk mengetahui lamanya pandemi covid-19.
"Bapak presiden menekankan pentingnya kerja sama, gotong-royong dari lembaga internasional juga memberi apresiasi kehadiran relawan di tanah air. Ini bisa menjadi modal sosial kita yang kuat karena melihat kapan berakhirnya covid ini belum ada satu pun ahli yang bisa memastikan, semua masih dalam bentuk prediksi, dan juga analisis," ujar Doni saat jumpa pers melalui akun Instagram Sekretariat Kabinet, Senin (20/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Metode penta helix berbasis komunitas ini mengacu pada kekuatan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media.
Sebelumnya, sejumlah akademisi memprediksi penyebaran covid-19 baru akan berakhir pada Mei di Indonesia. Namun dari hasil kajian Badan Intelijen Negara (BIN) puncak kasus covid-19 justru diprediksi akan terjadi pada Juli 2020 dengan jumlah mencapai 106 ribu kasus.
Jokowi sendiri pernah menyampaikan prediksi pandemi covid-19 akan selesai akhir tahun ini. Ia meyakini bahwa sektor pariwisata yang cukup terimbas akibat pandemi akan kembali booming pada 2021. (psp/ain)