Khofifah mengatakan rancangan pergub tersebut telah dikerjakan oleh timnya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim sejak Minggu (19/4) malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harapan kita apa yang ada di rapergub nyambung inline dengan perwali dan perbup," ujarnya.
Pasok Reagen ke Unair
Di sisi lain, Khofifah mengaku akan mendatangkan reagen terkait tes polymerase chain reaction (PCR) laboratorium untuk memenuhi kebutuhan Institute of Tropical Disease (ITD) Universitas Airlangga (Unair), Surabaya.
Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Letnan Jenderal Doni Monardo. Menurut Khofifah, reagen tersebut akan tiba pada hari ini.
"Mudah-mudahan besok (hari ini) sore atau malam, sudah bisa sampai di Surabaya, sehingga apa yang menjadi kebutuhan tim ITD Unair [terpenuhi], kata Khofifah.
Namun, mantan menteri sosial itu tak menyebutkan secara pasti berapa jumlah stok tes kit reagen untuk memenuhi kebutuhan ITD Unair.
"Matur nuwun [terima kasih], Bu Gubernur," kata Inge.
Sebelumnya, ITD Unair Surabaya, dikabarkan telah kehabisan stok tes kit reagen PCR pendeteksi virus corona. Pemeriksaan tes swab PCR di RS Unair Surabaya pun terpaksa harus dihentikan sementara akibat kekurangan reagen.
"Udah nanti kami atasi lah, ndak perlu diperbesar masalah itu ya, jangan membuat resah masyarakat," ujar Inge. (frd/fra)