Hal itu dikatakannya saat ditanya jurnalis Najwa Shihab soal jutaan masyarakat yang berbondong-bondong mudik sebelum keluar pelarangannya, di acara Mata Najwa, di Trans 7, dalam wawancara ekslusif di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (21/4).
Lihat juga:Jokowi Larang Mudik di Tengah Corona |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau mudik itu di hari lebarannya. Kalau pulang kampung itu bekerja di Jakarta pulang ke kampung," jelas Jokowi.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
"Coba liat di lapangan, di Jakarta mereka sewa ruang isi delapan orang. Di sini tidak bekerja, lebih bahaya mana? Di dalam ruangan dihuni sembilan orang, tapi pulang kampung tapi sudah disiapkan isolasi oleh desa?" tutur Presiden.
Sebelumnya, Jokowi memutuskan untuk melarang mudik lebaran 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Virus Corona.
Meskipun, berdasarkan survei kementerian Perhubungan, ia mengakui 24 persen warga masih bersikeras mudik, 7 persen sudah mudik, dan 68 persen tak akan mudik.
Sejumlah pihak menilai keputusan itu terlambat. Pasalnya, ribuan warga telanjur pulang kampung dan potensial menyebarkan Corona.
[Gambas:Video CNN]
(yoa/tst/asa)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian