"Berdasarkan hasil pemeriksaan, sebanyak 13 kru terindikasi Covid-19 dan kini telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit," kata Kepala Kesekretariatan PT Pelni (Persero) Yahya Kuncoro dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (23/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka juga diminta memanfaatkan waktu berlabuh atau portstay untuk mengatur pola aktivitas dan istirahat guna meningkatkan imunitas dan daya tahan tubuh.
Kapal direncanakan akan melakukan portstay dan karantina selama 14 hari ke depan dan akan dievaluasi perkembangannya kemudian. Saat ini posisi kapal tengah berlabuh (portstay) di Luar Dam Pelabuhan Tanjung Priok.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh otoritas yang terlibat dalam melakukan pengawasan dan penjagaan terhadap kru kami yang melakukan isolasi mandiri di kapal," tambahnya.
KM Ciremai merupakan salah satu kapal penumpang milik PT Pelni (Persero) dengan kapasitas 2000 pax. Kapal juga dapat mengangkut muatan kontainer serta kendaraan.
"Kapal akan Omisi Manokwari dan deviasi ke Namlea," ujar Yahya. (antara/wis)