"Kami lima kepala daerah akan tetap mengusulkan kepada Kemenhub untuk menghentikan sementara KRL selama PSBB," kata Bupati Bogor, Ade Yasin, Minggu (26/4) seperti dikutip dari Antara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Paling tidak membatasi, menutup stasiun tertentu dan menyeleksi orang-orang yang akan bepergian menggunakan KRL," kata perempuan yang juga merupakan Ketua Gugus Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu.
"Kami yakin salah satu penyebab maraknya positif itu karena KRL. Dari data yang ada rata-rata dari penumpang kereta. Kasus positif pertama yang di Bojonggede itu dari kereta," ujarnya.
Bupati Bogor Ade Yasin. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan) |
Menurutnya, dalam surat tersebut pada poin empat dijelaskan bahwa permohonan pemberhentian sementara KRL tidak dimungkinkan meski dalam situasi PSBB.
PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan akan tetap mengoperasikan perjalanan KRL mulai Sabtu (18/4) dengan pola operasi yang sama sejak pemberlakuan PSBB di wilayah DKI Jakarta dan kota-kota sekitarnya.
Jam operasional KRL adalah pukul 06.00-18.00 WIB, dengan keberangkatan kereta pertama dari wilayah penyangga Jakarta pukul 05.00 WIB.
Sebelumnya, selain lima kepala daerah Bodebek, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga mengaku sudah mengirimkan permohonan kepada Kementerian Perhubungan soal usul penghentian sementara operasional KRL. Namun, Kemenhub akhirnya memutuskan KRL tetap beroperasi.
Di satu sisi, perjalanan KA jarak jauh telah dihentikan seiring larangan mudik yang diputuskan pemerintah yang efektif per 24 April 2020.
Bupati Bogor Ade Yasin. (CNNIndonesia/Feri Agus Setyawan)