Juru Bicara Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan pihaknya sudah memberitahukan hal itu kepada Pemerintah Kota Jambi.
"Sudah disampaikan kepada Dinas Kesehatan Kota Jambi dan juru bicara penanganan Covid-19 Kota Jambi sore tadi," kata Johansyah, Senin (27/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Beberapa pasien positif terjangkit dari pasien yang terlebih dahulu dinyatakan positif," ungkapnya.
Di antaranya Kabupaten Merangin (10), Kabupaten Tanjungjabung (4), Kabupaten Bungo (2), Muarojambi (2), Kabupaten Kerinci (1), Kabupaten Tebo (1), Kabupaten Sarolangun (1), Kabupaten Batanghari (1) dan Kota Sungaipenuh (1). Total ada 32 orang positif corona di Provinsi Jambi.
Total pasien dalam pengawasan (PDP) di Provinsi Jambi sebanyak 29 orang, sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) ada 302 orang. Jumlah ODP berkurang 16 orang dari hari sebelumnya.
Jubir Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan pihaknya juga masih terus mengidentifikasi klaster Gowa, Sulawesi Selatan.
"Tracing contact dilakukan karena dengan bertambahnya kasus positif yang ada di Provinsi Jambi dari klaster Gowa," terangnya.
Johansyah juga berharap masyarakat selalu jujur dalam melaporkan kondisi kesehatan. Tokoh agama pun diminta turut berperan dengan mengimbau masyarakat tentang pencegahan virus corona.
"Kerjasama pemerintah dengan masyarakat sangat diperlukan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di Provinsi Jambi," kata Johansyah.