Kepala LLDIKTI Wilayah III Profesor Agus Setyo Budi menuturkan pihaknya sudah melakukan sejumlah cara untuk menjaga mutu perguruan tinggi selama wabah dengan berkoordinasi antarkampus. Hal itu terkait dengan Surat Edaran Dirjen Pendidikan Tinggi Nomor 1 Tahun 2020 yang menyatakan pembelajaran dari rumah selama wabah corona masih terjadi.
Dia menuturkan pihaknya belum dapat memprediksi kapan wabah corona akan berakhir. Wabah itu, kata Agus, tak hanya berdampak pada dunia pendidikan namun juga terhadap ekonomi serta sosial.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dalam laporannya mereka telah mengulurkan berbagai bantuan mulai dari membuat kegiatan bakti sosial, subsidi pulsa dan kuota internet, donasi alat-alat kesehatan dan sembako, hingga berbagi materi untuk pembelajaran daring," kata Agus dalam keterangannya, Selasa (28/4).
"Akan tetapi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan juga sudah menyediakan program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah dan on-going beasiswa Bidikmisi untuk memastikan mahasiswa yang bermasalah secara finansial untuk tetap kuliah," kata Agus.
Dia menambahkan khusus untuk teknis kegiatan belajar dan mengajar diberikan otoritas yang luas kepada para pimpinan Perguruan Tinggi untuk mengambil langkah sesuai kondisi kampus. (asa)