Pemeriksaan rapid test ini dilakukan kepada para ABK setibanya di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (29/4) pagi. Sebelumnya, mereka juga sempat melakukan rapid test di Langkawi, Malaysia dan hasilnya juga negatif Covid-19.
Meski hasilnya negatif, mereka tetap harus menjalani isolasi sebagaimana protokol kesehatan. Mereka diisolasi 14 hari di tiga hotel.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjadi perubahan skema karantina dari rencana awal yang sedianya ratusan ABK akan diisolasi di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Namun karena hasil rapid test kedua menunjukkan negatif Covid-19, mereka dibawa ke hotel di bilangan Jakarta Selatan untuk kemudian melakukan isolasi secara mandiri.
ABK dari kapal pesiar yang melayani pelayaran dari Shanghai, Sydney, dan Auckland tersebut akan terus dipantau kondisi kesehatannya selama menjalani masa karantina. Aris belum mengetahui apakah mereka masih harus menjalani rangkaian tes lainnya seperti PCR Swab atau tidak.
"Kita tidak tahu apakah mereka 7 hari atau 14 hari di hotel, mereka kan dilakukan pengawasan, nanti kalau ada indikasi atau tanda-tanda baru ditindaklanjuti," kata Aris.