Pembangunan bangsal tersebut bertujuan untuk menambah kemampuan rumah sakit pemerintah dalam merawat pasien yang terjangkit Covid-19. Program ini merupakan fasilitas kedua yang dibangun setelah sebelumnya dibuka di Rumah Sakit Khusus Infeksi Unair Surabaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nizar menuturkan langkah ini disebut lebih mudah karena untuk mengatasi penyakit corona dibutuhkan rumah sakit yang sudah memiliki kelengkapan medis. Terutama, tambahnya, terkait dengan petugas medis yang memiliki keahlian khusus terkait dengan penanganan penyakit lain yang dialami saat terinfeksi Covid-19.
Donasi capai puluhan miliar
Dalam penyediaan fasilitas khusus Corona di kedua rumah sakit itu, CT Corp, Bank Mega, bersama Indofood dan Astra berhasil mengumpulkan dana Rp90 miliar. Baik Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) maupun Rumah Sakit Khusus Infeksi Unair Surabaya masing-masing mendapatkan fasilitas bernilai sama yaitu Rp45 miliar.
Peralatan yang disediakan di fasilitas baru tersebut antara lain 20 bed ICU dan 75 bed HCU. Kemudian MSCT scan 128 sclices, 1 digital mobile X-ray, 20 ventilator, 95 monitor bed, 105 infusion dan syringe pump, EKG dan defibrillator, central monitor, serta oxygen mobile.
Diketahui, hingga saat ini Pemerintah Indonesia telah menyiagakan 132 rumah sakit rujukan infeksi virus corona di 34 provinsi. Rumah sakit rujukan tersebut menerima pasien yang memenuhi kriteria 'Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19. (fef)