Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Magetan, Saif Muchlissun, mengatakan ke 12 pasien positif itu adalah bagian dari 29 santri asal Malaysia, yang gagal kembali ke negaranya lantaran hasil rapid test-nya reaktif positif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, kata Saif, 12 pasien positif baru tersebut keseluruhannya berjenis kelamin laki-laki. Rentang usianya antara 17 - 35 tahun. Mereka semua berkewarganegaraan Malaysia.
Dengan tambahan 12 ini, maka total kasus positif Virus Corona di Magetan menjadi 45 kasus, dari yang sebelumnya mencapai 33 kasus.
"12 warga yang kesemuanya laki-laki asal Malaysia ini melengkapi ter-confirmed positip di Kabupaten Magetan yang kemarin 33 kasus, total hari ini menjadi 45 Kasus," kata dia.
Dari jumlah itu, 21 orang di antaranya berkewarganegaraan Malaysia. Sementara warga Magetan sendiri sebanyak 14 orang, 9 orang di antaranya sudah sembuh, 1 pasien meninggal dunia, dan 4 orang masih dirawat.
Sebelumnya, klaster Pondok Pesantren Al Fatah Temboro Magetan ini bermula ketika sebanyak 43 santri asal Malaysia, dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, saat kembali ke negaranya.
(frd/arh)