Hal itu diungkapkan oleh Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Joni Wahyuhadi. Dari juamlah itu, pasien yang masih menjalani perawatan hingga kini ada 754 orang.
"Kasus-kasus seluruh Jatim, yang konfirmasi sebanyak 1.037," kata Joni, di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Sabtu (2/5)
Berdasarkan catatan, tambahan 7 pasien positif covid-19 tersebut, terjadi di Kabupaten Lumajang 1 orang, Kabupaten Ponorogo 1 orang, Jombang 1 orang, Kabupaten Pasuruan 1 orang, Kabupaten Mojokerto 1 orang, Kabupaten Malang 1 orang, Sidoarjo 1 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan untuk tambahan pasien yang meninggal, terjadi penambahan sebanyak 7 orang. Dengan rincian 1 dari Gresik, 1 dari Lumajang, dan 5 dari Surabaya. Maka, total pasien yang meninggal menembus 112 orang, atau setara 10,80 persen.
"Yang sembuh di Jatim ini lebih tinggi dari pada yang meninggal, mudah-mudahan ini terus meningkat," ujar Joni.
"PDP yang meninggal ini belum tekonfirmasi, ada gejala, sudah meninggal sebanyak 297," kata dia.
Lalu, kategori orang dalam pemantauan (ODP) di Jatim kini jumlahnya mencapai 19.767 orang. 5.350 orang di antaranya masih dipantau, dan ada 14.353 yang telah selesai dipantau. Ada pula 63 orang yang masuk ODP ini meninggal dunia.