Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta Nadiem dan Kemendikbud memperbaiki pemaparan mereka. Sebab penjelasan yang diberikan sejauh ini belum memuaskan, dan dikritik sejumlah anggota Komisi X.
"Dirasa oleh teman-teman komisi masih cukup umum sekali. Terlebih-lebih pada konteks perubahan realokasi, bahkan pemotongan, terutama dalam menghadapi pandemi Covid yang jumlahnya cukup besar, mencapai Rp4,9 triliun," kata Huda dalam rapat virtual yang disiarkan situs resmi DPR RI, Senin (4/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Huda meminta anak buah Nadiem untuk memperbaiki usulan realokasi anggaran. Dia berharap kejadian serupa tak terulang di rapat kerja berikutnya.
Nadiem merespons keputusan Komisi X itu dengan jawaban singkat. Dia menyetujui usulan untuk menunda rapat agar Kemendikbud bisa memperbaiki rincian anggaran.
"Menurut saya kalau memang objektifnya adalah untuk mendapatkan perincian masing-masing pemindahan, format RDP adalah yang terbaik, dan itu akan segera kami koordinasikan," ucap Nadiem.
Nadiem berencana menggunakan anggaran itu untuk penanganan corona, seperti menyiapkan mahasiswa relawan, menambah kapasitas rumah sakit pendidikan, dan membeli alat kesehatan. (dhf/kid)