"Untuk tahun ini karena ada beberapa kondisi memang kita sampaikan bahwa biaya pendaftaran adalah Rp175 ribu. Sekali lagi ujian biayanya bukan Rp200 ribu seperti kemarin," ujarnya melalui konferensi video, Selasa (5/5).
Nasih mengatakan pihaknya sudah menetapkan jadwal pelaksanaan UTBK pada 5 sampai 12 Juli 2020. Namun jadwal tersebut bisa berubah mengikuti keadaan nantinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan UTBK, kata Nasih, hanya bakal dilakukan di gedung PTN di penjuru Indonesia. Hal ini agar pihaknya bisa mengawasi lebih baik terkait protokol kesehatan dalam pelaksanaan ujian.
Namun Nasih mengingatkan tidak ada perubahan jadwal pendaftaran UTBK dan SBMPTN, yakni 2 Juni sampai 20 Juni 2020.
Ia pun mengatakan soal teknis pelaksanaan UTBK sudah hampir sepenuhnya siap. Setidaknya 90 persen dari proses pembuatan soal juga sudah rampung.
Infografis SBMPTN 2019 Dalam Angka. (CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi) |
UTBK sendiri merupakan tes yang dilaksanakan LTMPT sebagai tahapan SBMPTN. SBMPTN merupakan jalur seleksi masuk perguruan tinggi melalui ujian tertulis.
Kelompok ujian pada UTBK dibagi menjadi dua, yakni Saintek dan Soshum. Umumnya ada dua tes yang diuji, yakni Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Potensi Akademik (TPA).
Namun karena wabah corona, tes yang diujikan hanya TPS untuk memangkas waktu. Tes ini mengukur kemampuan penalaran dan pemahaman umum peserta. (fey/pmg)
Infografis SBMPTN 2019 Dalam Angka. (CNN Indonesia/Asfahan Yahsyi)