"Kalau kita catat dari kejahatan pada periode Maret dan April terjadi penurunan 19,9 persen. Dari data penurunan tersebut ada beberapa catatan yaitu kenaikan angka kejahatan jalanan secara kualitas dan kuantitas," kata dia dalam keterangan pers di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (6/4).
Namun demikian Argo tak menjelaskan rinci angka kenaikan kejahatan jalanan tersebut. Ia hanya menyebut kejahatan jalanan yang meningkat selama pandemi Covid-19 di antaranya penjambretan, perampokan, pencurian kendaraan bermotor hingga pembongkaran minimarket.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, ia mengatakan, bersama dengan TNI, Polri pun melakukan patroli setiap hari untuk mencegah kejahatan.
"Kami lakukan patroli bersama dengan TNI, harapannya kehadiran Polri dan TNI di lapangan, kesempatan pada pelaku kejahatan akan mengurungkan niatnya," ucap dia. (yoa/osc)