"Ada satu lagi statement Pak Anies bahwa orang setelah mudik masuk Jakarta akan dipersulit, pertanyaan saya yang mau periksa mereka siapa?" ucap Yogo dalam diskusi Daring yang digelar Institut Studi Transportasi (Instran), Rabu (6/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apakah Pemda DKI mau membiayai anggaran ini atau kami harus menggunakan anggaran Polri lagi? Kami sisihkan yang sekarang sudah refocusing anggaran. Anggota kita pun kita pakai anggaran sendiri," imbuhnya.
Data Dirlantas Polda Metro Jaya hingga 5 Mei 2020, sudah ada 12.000 lebih kendaraan yang nekat mudik di tengah pandemi. Mereka telah diminta memutar arah dan kembali ke tempatnya masing-masing.
"Di Cikarang Barat 4.200 di Bitung 3.400 dan di Arteri ada 4.800-an dari 12 ribu kendaraan tersebut, 4.200-nya adalah kendaraan umum, termasuk roda dua itu 1.637," urainya.
Adapun sanksi berupa teguran dalam rangka pelaksanaan PSBB telah diberlakukan Dirlantas Polda Metro Jaya terhadap 42.529 pelangggar di Jabodetabek.
"Sementara wilayah penyangga 15.181 dengan pelanggaran terbesarnya sama, yaitu kewajiban penggunaan masker. Total ada 42 ribu lebih blanko teguran yang kami keluarkan," tutur Yogo. (hrf/wis)