Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel Yusri mengatakan, transmisi lokal baru terjadi seiring bertambahnya 11 kasus konfirmasi positif baru per Rabu (6/5), total positif secara kumulatif 210 orang. Sebanyak 11 kasus baru tersebut yakni dua warga Ogan Ilir, dua kasus dari Ogan Komering Ilir (OKI), dan tujuh berasal dari Palembang.
Ogan Ilir dan OKI baru kali ini terdeteksi transmisi lokal atau penyebaran berasar dari daerah tersebut. Bahkan salah satu warga OKI, pasien nomor kasus 173 laki-laki (75) meninggal dunia. Pasien tersebut memiliki penyakit penyerta lainnya yakni hipertensi dan radang paru-paru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Total enam transmisi lokal Covid-19 di Sumsel yakni di Kota Palembang, Prabumulih, Lubuklinngau, Ogan Komering Ulu (OKU), Ogan Ilir, dan OKI.
Petugas mengenakan APD melakukan simulasi penanganan pasien COVID-19, di Rumah Sakit Pertamina Plaju Palembang, Sumsel, Kamis (12/3). (ANTARA FOTO/FENY SELLY) |
"Kami terus melakukan pendataan termasuk pelacakan terhadap orang yang pernah berinteraksi dengan orang yang positif Covid-19. Itu sebabnya jumlah sampel yang diteliti di BBLK Palembang terus bertambah setiap harinya," ujar dia.
Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 4.414 orang. Dari jumlah tersebut, 2.912 orang selesai dipantau dan 1.502 masih proses. Lalu terdapat 280 orang pasien dalam pengawasan (PDP), sebanyak 139 diantaranya dinyatakan negatif dan masih dirawat 141 orang. (bac)
Petugas mengenakan APD melakukan simulasi penanganan pasien COVID-19, di Rumah Sakit Pertamina Plaju Palembang, Sumsel, Kamis (12/3). (ANTARA FOTO/FENY SELLY)