Diketahui, 39 penghuni East Park Apartment tidak lagi mendapat aliran listrik dan air lantaran menunggak iuran sejak Maret lalu. Mereka terpaksa menunggak karena ekonomi keluarga terdampak pandemi virus corona.
"Warga Thamrin City kan belum lama juga bisa dibantu oleh Gubernur DKI Jakarta. Kami pun berharap demikian," kata Anggota Satgas Covid-19 Kelurahan Jatinegara, Jaktim, Adji Sudomo kepada CNNIndonesia.com, Jumat (8/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Dinas Perumahan Rakyat & Kawasan Pemukiman DKI Jakarta juga telah menerbitkan Surat Himbauan No. 1479 yang ditujukan kepada Pengelolaan Rumah Susun & P3SRS tertanggal 26 Maret 2020.
Sebelumnya, Adji mengatakan ada 87 penghuni East Park Apartment yang melaporkan diri sebagai warga terdampak virus corona. Mereka mengalami masalah ekonomi. Sebagian besar lainnya juga telah menunggak iuran listrik dan air sejak Maret lalu.
"Kami ini apartemen saja namanya, tipenya rusunami. Mayoritas yang terdampak adalah wiraswasta, pedagang, karyawan," kata Adji.
Akan tetapi, pemadaman kembali dilakukan pada Jumat (9/5) terhadap 37 penghuni. Adji menduga pemadaman akan terus dilakukan kepada penghuni lain seiring berjalannya waktu.
"Karena ini baru pemutusan bertahap. Bisa terjadi gelombang pemutusan berikutnya," kata Adji.
CNNIndonesia.com sudah berupaya menghubungi Nurhadi selaku pihak manajemen East Park Apartment. Namun yang bersangkutan belum merespons pesan singkat.