Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan data tersebut merupakan data hingga pukul 12.00 WIB.
"Total kasus positif menjadi 14.032 orang," kata Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Minggu (10/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya di Jambi 62 kasus, Jawa Barat 1.437 kasus, Jawa Tengah 959 kasus, Jawa Timur 1.419 kasus, Kalimantan Barat 118 kasus, Kalimantan Timur 214 kasus, Kalimantan Tengah 189 kasus, Kalimantan Selatan 253 kasus, dan Kalimantan Utara 131 kasus.
Adapun di Sulawesi Selatan 710 kasus, Sulawesi Tengah 75 kasus, Lampung 66 kasus, Riau 71 kasus, Maluku Utara 54 kasus, Maluku 32 kasus, Papua Barat 53 kasus, Papua 277 kasus, Sulawesi Barat 62 kasus, Nusa Tenggara Timur 12 kasus, Gorontalo 19 kasus dan dalam proses verifikasi lapangan 21 kasus.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 150.887 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 53 laboratorium dan TCM di 1 laboratorium Wisma Atlet. Sebanyak 108.699 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 13.645 positif dan 95.054 negatif.
Kemudian untuk jumlah orang dalam pemantauan (ODP) menjadi 246.847 orang dan pasien dalam pengawasan (PDP) menjadi 29.690 orang. Data tersebut diambil dari 34 provinsi dan 370 kabupaten/kota di Tanah Air.
Kriteria pasien sembuh yang diakumulasikan tersebut adalah berdasarkan hasil uji laboratorium selama dua kali dan ketika pasien tidak ada lagi keluhan klinis
Yuri menambahkan bahwa data tersebut sekaligus menjadi ukuran seberapa masyarakat dapat mematuhi aturan pemerintah dan anjuran protokol kesehatan sebagai langkah untuk memutus rantai penularan Covid-19.