Di Bodebek, wilayah yang diprioritaskan meliputi Kota/Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota/Kabupaten Bekasi. Sedangkan Bandung raya mencakup Kota Bandung, Cimahi, Kabupaten Bandung, Bandung Barat, dan Kabupaten Sumedang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan tes swab ini kita akan mendapatkan gambaran atau mapping yang jelas mengenai berapa sebetulnya angka positif di Jabar. Sehingga, nanti tergambar kasus akan mencapai puncak kapan dan kita bisa mengantisipasinya," ucapnya.
Dinas Kesehatan Kota Bandung sudah memulai tes swab untuk pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), tenaga kesehatan, dan warga yang rawan terpapar Covid-19 pada Sabtu. Sementara daerah lain, akan memulai tes swab pada Senin (11/5) atau Selasa (12/5).
"Kita juga dari provinsi membagikan sarana prasarana, termasuk alat pelindung diri (APD) dan lain-lain. Kabupaten/kota pun sudah mengambil test kit dan sarana prasarana dari provinsi," kata Siska.
"Peningkatan kasus terjadi seperti di Kuningan, karena arus mudik yang sebulan lalu. Di Kuningan juga sudah ada hampir sebelas klaster, klaster kecamatan. Jadi, ada kenaikan kasus di sebelas kecamatan dan itu sedang dipantau oleh Dinkes Kabupaten Kuningan," katanya.
Menurut Siska, tes swab dan peta persebaran virus corona di Jabar amat krusial dalam memutus mata rantai penularan. Oleh karena itu, Siska mengajak masyarakat yang berstatus ODP, PDP, dan sudah terdaftar untuk melakukan tes swab di daerahnya masing-masing.
"Ini penting sekali untuk kita periksa karena dengan begitu bapak/ibu sekalian akan membantu kami memetakan kasus di Jawa Barat, sehingga kita bisa tahu apa keputusan yang akan kita ambil nanti. Good data, good decision. No data, no decision," ucap Siska.
Terpisah Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bandung, Rosye Arosdiani Apip mengatakan tes swab dilakukan kepada mereka yang terindikasi corona hasil dari rapid test. Selain itu, warga berstatus ODP, PDP, dan pemuka agama menjadi atensi Dinkes Kota Bandung dalam tes swab.
"Pelaksanaan swab sudah kali kelima dilaksanakan di Kota Bandung. Jadi, setiap minggu (Sabtu dan Minggu), seluruh hasil tracing teman-teman di Puskesmas dilakukan tes swab. Saat hasil rapid test-nya positif, kemudian kita lakukan swab," kata Rosye.
"Harapannya segera kita bisa banyak melacak temuan kasus sesegera mungkin untuk memutus mata rantai penularan," katanya. (hyg/jal)