Seluruh jenazah telah dievakuasi ke Rumah Sakit (Rumkit) Bhayangkara Medan. Namun kondisi jenazah yang hangus terbakar sehingga sulit dikenali.
RS Bhayangkara Medan pun membentuk posko ante-mortem (data pra-kematian) dan post-mortem (data pasca-kematian).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan posko disiapkan untuk pendataan identitas dari keluarga korban. Di posko ini, keluarga korban yang datang diminta membawa data dan dokumen korban seperti ijazah, maupun sertifikat lainnya yang ada tanda sidik jari untuk bisa diidentifikasi
[Gambas:Video CNN]
Untuk mempercepat identifikasi jenazah, ia juga meminta agar yang berhubungan dengan DNA keluarga terutama istri, anak, ayah, dan ibu untuk mendatangi posko ante mortem.
"Keenam jenazah belum ada yang bisa dipastikan identitasnya. Karena ini masih dalam proses. Buat keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya yang berhubungan dengan kebakaran, segera melapor ke unit ante mortem RS Bhayangkara," sebutnya.
Seperti diketahui, Kapal MT. JAG LEELA yang sedang melakukan perawatan atau docking di galangan kapal milik PT. Waruna Nusa Sentana Shipyard Belawan - Medan terbakar, Senin (11/5) pukul 08.00 WIB.
Selain enam korban tewas, hingga saat ini tercatat 22 orang korban luka bakar yang dirawat di dua rumah sakit. Yakni, di RS AL Dr Komang Makes Belawan 11 orang dan di RS Prima Husada Cipta Medan ada 11 orang.
(fnr/arh)