Update Corona Jakarta 14 Mei: 5.617 Positif, 1.279 Sembuh

CNN Indonesia
Kamis, 14 Mei 2020 17:34 WIB
Petugas medis mengambil sampel saat 'swab test' COVID-19 di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020). Tes yang dilakukan secara acak untuk 175 pelaku usaha dan pedagang itu bertujuan untuk mendeteksi serta mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan pasar tradisional. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras. Kasus positif virus corona di Jakarta masih terus bertambah. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Jakarta masih terus bertambah. Hingga Kamis (14/5), tercatat 5.617 kasus positif virus corona atau bertambah 180 kasus dari sehari sebelumnya.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Fify Mulyani mengatakan dari jumlah tersebut, sebanyak 1.279 orang dinyatakan telah sembuh. Sedangkan, sebanyak 466 meninggal dunia.

"Kemudian, sebanyak 1.279 orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan 1.955 menjalani self isolation," ujar Fify dalam keterangan pers, Kamis (14/5).

Fify mengatakan warga Jakarta dengan status orang tanpa gejala (OTG) saat ini sudah mencapai 2.407 orang. OTG merupakan orang yang mungkin pernah bersentuhan langsung dengan penderita Covid-19 sehingga tertular.

Namun, OTG tidak menderita gejala Covid-19 seperti demam tinggi dan sesak nafas. OTG juga lebih rentan menyebarkan virus corona karena tidak menimbulkan gejala apapun dan melakukan aktivitas di luar rumah.

Lebih lanjut, Fify mengatakan sampai saat ini terdapat 9.801 orang dalam pemantauan (ODP). Dari jumlah tersebut, 9.611 orang telah selesai dipantau dan 190 lainnya masih dirawat.

Sedangkan, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) mencapai 7.342 orang. Dari jumlah tersebut 6.462 orang telah pulang dan 680 lainnya masih dirawat.

Fify menyebut Pemprov DKI telah melakukan pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) terhadap 96.258 sampel. Sementara, khusus per 13 Mei Pemprov DKI telah melakukan tes terhadap 2.379 orang.

"Sebanyak 1.679 tes dilakukan untuk menegakkan diagnosis kasus baru, hasilnya 180 dinyatakan positif, dan 1.499 negatif," ujarnya.

Selain itu, sampai saat ini Pemprov DKI masih terus melaksanakan tes cepat atau rapid test. Hingga hari ini, tes dilakukan terhadap 96.748 orang di DKI.

Dari hasil tes cepat tersebut, sebanyak 3.703 terindikasi positif virus corona. Sedangkan, sebanyak 93.045 lainnya dinyatakan negatif.

Jakarta menjadi provinsi dengan jumlah kasus positif virus corona terbanyak di Indonesia. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menetapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak 10 April sampai 22 Mei mendatang. (dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER