"Iya betul [ada bentrokan], kejadiannya kemarin sore," kata Kepala Urusan Humas Polrestro Depok Inspektur Satu Made Budi saat dikonfirmasi, Jumat (15/5).
Made menduga bentrokan itu terjadi akibat permasalahan perebutan lapak untuk mencari Tunjangan Hari Raya (THR). Namun, Made tak menjelaskan secara rinci ihwal kronologi bentrokan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Disampaikan Made, tak ada anggota ormas yang diamankan terkait bentrokan tersebut. Namun, pihaknya masih menyelidiki insiden bentrokan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
Rekaman video insiden bentrokan tersebut beredar di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @depokterkini.
"Terjadi keributan antara kedua belah pihak di sekitaran Gas Alam, Pekapuran dan Gang Nangka Cimanggis Depok, pada malam ini, Kamis, 14/5/20," demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Dalam unggahan itu tampak beberapa orang pria bersiaga di tepi jalan. Salah satunya meneriakkan untuk melakukan sweeping pada ormas tertentu. Kebanyakan dari para pria itu mengenakan pakaian bebas dan ada yang berpeci hitam.
[Gambas:Instagram]
(dis/arh)