Update Corona 17 Mei: 17.514 Positif, 4.129 Sembuh

CNN Indonesia | Minggu, 17/05/2020 15:42 WIB
Petugas medis mengambil sampel saat 'swab test' COVID-19 di Pasar Kebon Kembang, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (8/5/2020). Tes yang dilakukan secara acak untuk 175 pelaku usaha dan pedagang itu bertujuan untuk mendeteksi serta mencegah penyebaran COVID-19 di kawasan pasar tradisional. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras. Jumlah kasus positif virus corona di Indonesia kembali bertambah. Ilustrasi (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jumlah kasus positif virus corona (Covid-19) di Indonesia per Minggu (17/5) mencapai 17.514 kasus. Dari jumlah itu, 4.129 orang dinyatakan sembuh, dan 1.148 orang lainnya meninggal. Data tersebut merupakan data yang terkumpul dari sejumlah wilayah hingga pukul 12.00 WIB.

"17.514 kasus positif, 4.129 sembuh, dan 1.148 meninggal," demikian dikutip dari laman resmi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, covid19.go.id.

Data tersebut menunjukkan kenaikan kasus corona. Sehari sebelumnya, jumlah kasus positif corona mencapai 17.025 kasus. Sebanyak 1.089 orang meninggal dunia dan 3.911 orang lainnya dinyatakan sembuh.


Sementara itu, jumlah spesimen yang telah diperiksa hingga kemarin mencapai 182.818. Spesimen-spesimen tersebut berasal dari 135.726 orang. Kasus virus corona juga telah menyebar ke 386 kabupaten/kota di 34 provinsi.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengimbau masyarakat untuk berdamai dengan virus corona, meski sebelumnya mengajak para pemimpin G-20 untuk memenangkan perang melawan corona.

Menurutnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga telah menyarankan agar hidup berdampingan dengan virus coron. Namun, kata Jokowi hidup berdampingan dengan virus corona bukan berarti masyarakat menyerah.

"Justru dari situlah titik tolak menuju tatanan kehidupan baru masyarakat untuk dapat beraktivitas kembali sambil tetap melawan ancaman Covid-19 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ujarnya.

Kebijakan pemerintah dalam mengatasi virus corona pun dinilai sejumlah pihak setengah hati karena lebih mengutamakan ekonomi ketimbang kesehatan warga lewat pelonggaran pembatasan.

Penerapan PSBB untuk menekan penyebaran Covid-19 sudah dilakukan di 27 kabupaten/kota dan empat provinsi. Dari sejumlah daerah itu, beberapa di antaranya telah melewati PSBB tahap pertama dan masuk ke pelaksanaan PSBB tahap kedua dan ketiga. (tim/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK