"Kepada masyarakat kami minta maaf, pasar murah yang rencananya digelar selama lima hari harus dihentikan sementara, untuk dilakukan evaluasi," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumut Ridho Haykal Amal, Selasa (19/5).
Lihat juga:Anies: Insya Allah Ini PSBB Terakhir |
Rhido mengatakan kesehatan harus tetap menjadi prioritas di tengah pandemi virus corona sehingga harus menutup setiap risiko penularan Covid-19.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelaksanaan Pasar Murah Sembako untuk membantu masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 sekaligus membantu UMKM yang kesulitan. Total ada 12.000 paket yang disiapkan Dinas Koperasi dan UMKM bekerja sama dengan mitra-mitra untuk pasar murah ini.
Tercatat, ada empat jenis bahan kebutuhan pokok yang dijual dengan harga jauh lebih murah dari harga di pasaran, yaitu beras, gula, minyak goreng dan telur. Namun, masyarakat yang ingin membeli harus mengikuti protokol kesehatan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, seperti memakai masker, tetap menjaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk lokasi pasar murah.
Di lokasi pasar murah Gedung Serbaguna Jalan Pancing Medan sendiri, saat ini terlihat sejumlah spanduk bertuliskan "Pasar Murah Sembako Dihentikan Karena Tidak Memenuhi Protokol Kesehatan Mohon Dimaklumi".
Sedangkan di tiga lokasi lainnya, seperti di Lanud Soewondo (Eks Bandara Polonia), Batalyon Zeni Tempur 1 dan Rumah Dinas Wali Kota Binjai, pasar murah tetap digelar. Sebab di sana warga masih tertib dan mengikuti protokol kesehatan, seperti memakai masker, tetap menjaga jarak dan cuci tangan sebelum masuk lokasi pasar. (fnr/bac)