Ketua RW 02 Romdhoni mengatakan pada tahap pertama pembagian bansos, di wilayahnya terdapat 239 Kepala Keluarga penerima bantuan.
Sebelum pembagian tahap kedua, RT/RW diminta oleh Pemprov DKI untuk mengusulkan nama tambahan penerima bansos.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bukan data tambahan. Justru data tambahan (350) itu enggak ada yang masuk," kata dia.
Romdhoni mengakui tambahan paket bansos tersebut memang untuk warga di daerahnya. Namun mereka dinilai orang-orang yang dikategorikan tidak berhak menerima bansos.
"Yang tambahan 595 belum turun, yang tambahan itu belum dapat sama sekali," kata dia CNNIndonesia.com, Selasa (19/5).
'
Ia mengaku tidak tahu penyebab data tambahan warga penerima bansos yang diusulkannya tersebut belum turun.
"Dari Pemda tidak tahu, pengajuan seperti apa tidak tahu," kata dia.
Terkait dengan data tambahan yang belum termasuk dalam bansos tahap dua ini, CNNIndonesia.com telah menghubungi Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta melalui pesan singkat dan panggilan telepon, namun, hingga berita ini ditulis, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan.
Sejak 14 hingga 18 Mei, bansos sudah didistribusikan ke 8 kecamatan di Jakarta Timur. Sementara, hari ini dijadwalkan bansos akan didistribusikan ke 2 kecamatan di Jakarta Timur; Ciracas dan Kramatjati.
Kemudian pada 20 Mei ke seluruh kelurahan di Pulau Seribu dan Jakarta Utara, 21 Mei ke seluruh kelurahan di Jakarta Barat, dan 22 Mei didistribusikan ke seluruh kelurahan di Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat.
Adapun nilai paket bantuan sosial sejumlah Rp275 ribu/paket. Paket bansos berisi beras dua karung seberat 10 kilogram, sarden 4 kaleng (155 gram) atau 2 kaleng (425 gram), biskuit 1 kaleng, minyak goreng dua bungkus, kecap 1 kantong, tepung terigu 1 kilogram, bihun 2 bungkus, dan sabun mandi satu batang.
(yoa/wis)