Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengatakan, hujan lebat melanda Lubuklinggau sejak dini hari pukul 05.00 WIB.
Pada pagi hari sekitar pukul 07.45 WIB, akibat hujan deras disertai angin kencang tersebut, debit air di Sungai Kelingi dan Sungai Gumay semakin meninggi hingga empat meter. Permukaan sungai yang deras mulai naik ke jalan raya serta perumahan warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Banjir Rendam Puluhan Rumah Warga di Lebak |
"Sejak malam dini hari memang hujan sudah deras. Sungai Kelingi ini hulunya ada di Curup, Bengkulu, sehingga debit air yang meningkat di hulu terbawa ke hilirnya di Lubuklinggau," ujar Ansori.
Akibatnya, satu rumah warga hanyut, lima rumah rusak berat, dan 43 rumah rusak ringan. Rumah yang hanyut adalah milik Iksan (46) warga Kelurahan Moneng Sepati Sepati, Kecamatan Lubuklinggau Selatan II. Rumah bermaterial kayu semi permanen tersebut tak kuat menahan derasnya air sehingga hanyut ke sungai.