Kepala Pemerintahan Kobi, Mustafa Kiahaly mengatakan pihaknya memutuskan menggelar salat Id berjemaah lebih awal Jumat (22/5) setelah ada putusan resmi pemuka agama.
"Setiap tahun lebih awal puasa dan Lebaran, ini berdasarkan perhitungan para pemuka masjid," kata Mustafa melalui keterangan resmi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski di tengah pandemi, tradisi malam takbiran tetap dihiasi dengan petasan dan membakar kembang api untuk menyambut Lebaran.
Lihat juga:Panduan Takbiran Idulfitri saat Covid-19 |
Ilustrasi perayaan malam takbiran dengan menyalakan kembang api. (AP Photo/Dita Alangkara) |
Ia mengatakan sesuai kesepakatan bersama pemuka agama, salat Id berjemaah tetap dilaksanakan di masjid, meski ada imbauan salat Id di rumah masing-masing demi mencegah penyebaran virus corona.
Selain di Desa Kobi, beberapa Desa di Kecamatan Leihitu Maluku Tengah juga bakal melaksanakan salat Id pada Sabtu (23/5).
Desa-desa ini memilih lebaran terhitung dua hingga tiga hari lebih awal yang ditetapkan Kementerian Agama. (sai/pmg)
Ilustrasi perayaan malam takbiran dengan menyalakan kembang api. (AP Photo/Dita Alangkara)