"128 penumpang berangkat dengan 14 bus, dan ada 11 penumpang yang ditolak berangkat," kata Kepala Satuan Pelaksana Operasional Terminal Pulogebang, Afif saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (22/5).
Afif tidak menjelaskan secara rinci terkait dengan tujuan para penumpang tersebut, namun, kata dia, mayoritas penumpang yang berangkat tersebut beralasan karena perjalanan dinas, repatriasi TKI, hingga adanya saudara yang sakit dan meninggal.
"Mereka yang berangkat sudah memenuhi persyaratan yang diminta," kata dia.
"Hari ini masih landai," ucap dia.
Berdasarkan data, sejak Terminal Pulogebang kembali beroperasi pada Sabtu (8/5) hingga Kamis (21/5) malam, total ada 520 penumpang yang berangkat dengan 59 bus dari Terminal Pulogebang. Pada periode yang sama, ada 183 penumpang yang datang dengan total 38 bus yang datang ke Terminal Pulogebang
Namun, menyusul adanya surat edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020, Terminal Pulogebang kembali membuka layanan untuk penumpang sejak Sabtu (9/5), bagi masyarakat yang masuk dalam kategori pengecualian pada aturan larangan mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT